Bagaimana Cara Belajar Yang Paling Cocok Untuk Anak Anda? – Adaptive Parenting

Apa Bakat, Karakter dan Sifat Anak Anda?

Bagaimana Tahunya Secara Akurat Tanpa Tes Apa Pun? Bagaimana Mendidik dan Mengarahkan​ Anak Anda ​Sesuai Bakat dan Minatnya?

Bagaimana Cara Belajar Yang Paling Cocok Untuk Anak Anda?

Ya, banyak sekali harta karun informasi di Kids Blueprint anak Anda yang bisa dimanfaatkan untuk tahu cara belajarnya yang paling sesuai. Jadi kali ini saya mau share beberapa contoh aplikasinya untuk di sekolah, di rumah atau tempat les.

Apa aja itu?

Yuk lanjutkan baca.

Sistem Otak Kiri vs. Sistem Otak Kanan

Sistem otak kiri (left brain system) sangat selektif dan fokus dalam menerima informasi. Sebaliknya sistem otak kanan (right brain system) menerima informasi seperti spons yang menyerap air: semuanya diterima masuk tanpa diseleksi!

Anak sulung saya punya sistem otak kiri, jadi dia mesti belajar dan mencatat atau merekam. Karena kalau tidak dicatat atau direkam, otaknya tidak fokus pada informasi tersebut, dan akhirnya tidak diserap oleh otaknya. Jadi perlu mencatat agar otaknya fokus pada informasi tersebut.

Sedangkan anak kembar saya punya sistem otak kanan. Mereka tidak perlu belajar karena semua informasi diserap oleh otaknya. Mereka saya suruh untuk memperhatikan dan mendengarkan di kelas sewaktu guru menerangkan. Lalu juga mesti mengerjakan soal-soal untuk bisa mengeluarkan kembali informasi yang sudah diserap otak mereka.

Apakah anak Anda punya sistem otak kiri atau sistem otak kanan? Bagaimana cara belajarnya yang sesuai?

Belajar Sendiri vs. Belajar Berkelompok

Dari Profile, misalnya 1/3, 1/4, 3/5 dan lainnya di Kids Blueprint anak Anda, bisa diketahui apakah seorang anak cenderung lebih suka belajar sendiri ataukah belajar berkelompok.

Anak kembar saya cenderung belajar berkelompok karena Profile-nya adalah Opportunist Role Model.

Sedangkan anak sulung saya suka menyendiri untuk belajar walaupun juga suka belajar berkompok, karena Profile-nya adalah Hermit Opportunist.

Apa Profile anak Anda? Apakah anak Anda lebih cocok belajar atau belajar berkelompok?

Belajar dari Membaca vs. Belajar dari Pengalaman

Ini juga diketahui dari Profile anak di Kids Blueprint-nya, dan sudah pernah saya share sebelumnya.

Silahkan Anda baca di sini: Apa Saja Bakat, Karakter dan Pola Asuh Yang Bisa Diketahui dari Kids Blueprint Anak Anda?

Akustik vs. Visual vs. Sentuhan dan Penciuman

Sewaktu anak-anak saya dulu masih kecil dan diajari membaca, saya sempat bingung…

Dulu saya dan istri saya mengikuti metode Glenn Doman untuk mengajari anak sulung saya membaca, yaitu pakai flash card. Jadi dalam sehari bisa 6 – 8x saya dan istri saya gantian ngasih satu set flash cards ke anak sulung saya. Tapi setelah beberapa bulan kok belum bisa lancar baca juga? Kenapa kok gak berhasil?

Akhirnya saya dan istri saya mencoba metode phonics. Dengan membaca berirama, lagu dan intonasi. Eh, gak disangka cepet banget bisa bacanya. Saya heran… Kenapa ya pakai phonics malah bisa cepat baca?

Karena phonics berhasil untuk anak sulung saya, maka untuk adiknya yang kembar, saya dan istri saya pun ngajarin baca pakai phonics. Tapi kok lama banget gak bisa lancar baca?

Lalu kita ganti pakai flash card ala Glenn Doman. Eh malah bisa cepat baca!

Saya heran kok bisa beda hasilnya antara flash cards dan phonics untuk ketiga anak saya.

Dan akhirnya saya tahu setelah saya belajar Human Design.

Anak sulung saya memang dominan akustik jadi dia sensitif dengan suara termasuk nada dan intonasi. Jadi memang cocok banget dengan phonics.

Sedangkan anak kembar saya dominan visual, sentuhan dan penciuman. Jadi cocoknya memang dengan flash cards yang dilihat dan disentuh.

Bagaimana tahunya seorang anak dominan akustik, visual atau sentuhan dan penciuman?

Melalui komposisi Circuit di Kids Blueprint-nya. Setelah Kids Blueprint saya analisa, saya tahu komposisi Circuit-nya dan hirarki akustik, visual, sentuhan dan penciumannya.

Apa komposisi Circuit anak Anda?

Apakah anak Anda dominan akustik (pendengaran) ataukah visual (penglihatan) ataukah sentuhan dan penciuman?

Masih Banyak Lagi Lainnya

Ini baru sebagian contoh-contoh memanfaatkan Kids Blueprint untuk cara belajar paling yang cocok untuk anak kita.

Bagaimana lingkungannya yang cocok? Tempat ramai ataukah tempat yang sepi? Tempat yang luas ataukah tempat yang sempit?

Siapa partner belajarnya yang cocok?

Bagaimana cara mengajaknya belajar?

Silahkan undang saya untuk menganalisa Kids Blueprint anak Anda dan memberikan parenting advising bagaimana cara belajarnya yang paling cocok, dan juga menjelaskan apa bakat, karakter dan sifatnya, serta cara mendidik dan mengarahkannya yang sesuai.

Atau silahkan Anda pesan laporan analisa tertulis yang menjelaskan Kids Blueprint anak Anda.

Click Here to Leave a Comment Below