Menjadi Super Students: Bagaimana Caranya? (Bagian 2) – Adaptive Parenting

GRATIS Kids Blueprint Anak Anda

Mau Tahu Apa Penyebab Masalah Anak Anda? Apa Bakat Terpendamnya? Dan Bagaimana Parenting-nya Yang Sesuai?

Menjadi Super Students: Bagaimana Caranya? (Bagian 2)

Ok, di bagian pertama saya sudah ceritakan dan jelaskan bagaimana proses otak memilah-milah informasi yang diterima dari kelima panca indera kita untuk diteruskan ke bagian otak untuk berpikir dan menyimpan memori, atau diteruskan ke bagian otak reptil.

Juga bagaimana emosi mempengaruhi proses memilah informasi ini. Dan yang terpenting bagaimana efeknya ke proses belajar anak Anda untuk bisa lebih cepat mengerti dan tidak cepat lupa apa yang dipelajari.

Menjadi Super Students: Bagaimana Caranya? (Bagian 1)

Sebelum kita lanjutkan bagaimana caranya membuat otak meningkatkan fokus dan perhatian, serta menyimpan informasi di memori jangka panjang… coba jawab pertanyaan berikut ini:

Apa manfaatnya bagi proses belajar anak Anda jika fokus otaknya bisa meningkat? Perhatiannya meningkat? Dan juga bisa menyimpan apa yang dipelajarinya di memori jangka panjangnya?

Apa saja manfaatnya bagi anak Anda?

Mau tahu caranya?

Great! Yuk kita lanjutkan…

Di dalam otak ada brain chemical yang disebut neurotransmitter. Fungsi dari neurotransmitter ini adalah membawa informasi di dalam otak. Dan salah satu neurotransmitter yang penting bagi proses belajar anak adalah dopamine.

Mungkin Anda mulai bertanya-tanya…

Kenapa penting, Aldian?

Dopamine penting bagi proses belajar anak karena bisa:
• Membantu otak meningkatkan fokus,
• Membuat otak perhatian, dan
• Merangsang agar informasi disimpan di memori jangka panjang.
Asyik donk kalo gitu. Enak donk kalo bisa punya lebih banyak dopamine di otak?

Lalu gimana caranya biar bisa ada dopamine atau lebih banyak dopamine di otak anak saat anak belajar?

Here’s how: Dopamine dirilis otak ketika mengalami pengalaman yang menyenangkan, atau mengharapkan pengalaman yang menyenangkan.

Simple khan?

Kita cukup bantu anak kita agar proses belajarnya bisa menyenangkan, atau membuat anak bisa mengharapkan pengalaman yang menyenangkan saat belajar.

Mungkin jadi muncul pertanyaan-pertanyaan baru di kepala Anda… misalnya:

Gimana caranya Aldian agar proses belajar anak saya menyenangkan?

Ya kita sesuaikan saja cara belajar anak Anda dengan blueprint-nya. Coba lihat Kids Blueprint anak Anda.

Jika anak Anda dominan visual misalnya, pergunakan ilustrasi, gambar, tulisan atau alat peraga untuk membantunya belajar. Jadi jangan didikte atau tanya jawab misalnya.

Sebaliknya jika anak Anda dominan auditory, gunakan suara untuk proses belajarnya. Misalnya dengan tanya jawab secara lisan.

Jika anak Anda type Projector, berarti dia tidak suka disuruh-suruh. Ya jangan suruh-suruh dia.

Jika anak Anda type Manifestor, berarti dia tidak suka dikontrol atau dilarang-larang. Semakin dia berusaha dikontrol, makin marahlah dia.

Saya kasih contoh agar lebih jelas.

Bikin Dulu Gambarnya

Soal PR math putri kembar saya.

Soal PR math putri kembar saya.

Kemarin sore saya putri kembar saya, Viella dan Liora, sedang bikin PR math soal cerita dan mesti membuat persamaannya. Mereka bingung dan nebak-nebak. “Daddy, ini dikali ya? Ini division ya?”

Mereka berdua sangat dominan visualnya. Jadi lebih mudah bagi mereka jika dijelaskan pakai gambar atau tulisan dibanding secara lisan.

Jadi masing-masing saya suruh baca kalimat pertama dari soal nomer 1, “Denzel buys 8 boxes of rice for his friends.” Lalu saya minta mereka gambar sesuai kalimat tersebut. Jadi digambarlah 8 kotak nasi.

Setelah itu saya suruh lanjutkan baca kalimat kedua dari soal nomer 1, “There are 4 pieces of chicken wings on each box of rice.” Dan juga digambar. Jadi digambar 4 sayap ayam di tiap kotak nasi.

Gambar kotak nasi dan sayap ayam. Yang atas gambar Liora, dan yang bawah gambarnya Viella.

Gambar kotak nasi dan sayap ayam. Yang atas gambar Liora, dan yang bawah gambarnya Viella.

Lalu dilanjutkan baca kalimat ketiga, “How many chicken wings are there altogether?” Saya suruh mereka hitung dan lalu bikin persamaannya. Nah langsung deh mereka ngerti, “Ini multiplication daddy.”

Dan lalu mereka lanjutkan kerjakan soal-soal berikutnya. Untuk soal-soal berikutnya mereka sudah tidak menggambar lagi. Mereka saya suruh bayangkan. Kenapa hanya saya suruh bayangkan saja untuk soal-soal berikutnya? Karena cognition mereka adalah imajinasi. Jadi setelah sudah mengerti caranya, mereka cukup pakai imajinasi mereka saja.

Hasilnya?

Cepat sekali mereka mengerjakannya sampai selesai. Dan betul semua!

Tentu saja masih banyak lagi cara lainnya sesuai keunikan anak Anda. Ini baru sebagian kecil dari contoh-contoh aplikasinya.

Bagaimana yang spesifik untuk anak Anda?

Kids Blueprint anak Anda perlu saya analisa secara detil, kemudian saya formulasikan solusinya dan jelaskan kepada Anda, agar Anda bisa mengarahkan anak Anda untuk bisa belajar dengan lebih menyenangkan dengan emosi yang positif.

Jadi silahkan undang saya untuk memberikan parenting advising yang spesifik untuk anak Anda.

Di artikel berikutnya, bagian ketiga bagaimana cara menjadi Super Students, saya akan share tentang Brain Food.

Click Here to Leave a Comment Below