Apa Kata Para Orang Tua? – Adaptive Parenting

Apa Kata Para Orang Tua?

Sangat Membantu Saya Menerima Sifat-sifat Bawaan Anak Saya dan Cara Mengatasinya

Sebagai parents, ada masa dan momen di mana saya merasa tidak (mampu) ‘mengerti’ sifat dan dasar tindakan2 anak saya. Saya sudah mencoba beberapa metode psikologi dan juga pemeriksaan sidik jari dalam menerapkan parenting kepada anak saya, tapi belum ada yang memberikan analisa sifat2 dasar anak (dan bentuk interaksinya terhadap orang lain) dengan sangat detail sampai saya bertemu dengan Aldian Prakoso. Dari beliau saya mendapatkan analisa yang sangat mendetail tentang tipe dan sifat2 ‘bawaan’ anak saya.


Analisa dan advising yang diinfokan sangat membantu saya utk “menerima” sifat2 bawaan anak saya dan cara mengatasinya. Hanya setelah 1 sesi advising, saya sudah bisa mengetahui apa saja yang menimbulkan ‘emosi negatif’ pada anak saya dan cara2 mengatasinya. Kini hubungan kami dengan anak2 jauh lebih baik dan anak saya yang tadinya mudah marah sekarang sudah dapat melampiaskan emosinya dengan cara yg lebih positif. All I can say, this method really works!!

drg. Eron Tondas, SpPros
​Dokter Spesialis Gigi, Bandung​
Ayah dari 2 anak

​Saya ​Jadi Tahu Kalau Anak Saya Ternyata ​So Feeling Person

​Satu persatu yang ada di ​Kids Blueprint dijelaskan dengan sangat detail, mulai dari penamaan garis sampai arti-arti dari setiap garis, bentuk dan angka-angka yang ada di ​Kids Blueprint. Setiap penjelasan yang diberikan, selalu disertai dengan contoh nyata dengan apa yang dialami oleh kita. Komunikasi dalam pembacaan ​Kids Blueprint terjadi 2 arah karena Aldian selalu memberikan kesempatan untuk bertanya dan interupsi kapanpun kita tidak mengerti.


The most important, karena Aldian sangat mengerti tentang parenting, maka ​penjelasan ​​Kids Blueprint  menjadi sangat complete dan comprehensive karena bisa menghubungkan sifat dan karakteristik anak yang dibaca dalam ​Kids Blueprint itu dengan bagaimana seharusnya menghadapi / tindakan parenting yang tepat atas sifat unik anak kita.


Last but not least, our ​advising session sangat menyenangkan dan bermanfaat karena pemikiran Aldian sangat terbuka dan tidak menggurui tentang pengajaran ke anak, melainkan seperti tukar pikiran dan obrolan ringan walaupun isinya sangat bermanfaat.


Setelah p​enjelasan ​Kids Blueprint, saya mengetahui kalau anak saya so feeling person dan type Projector. Saya dianjurkan untuk tidak menyuruh-nyuruh tapi lebih touch her feeling dengan men-suggest dari pada memerintah. ​Kemudian saya mencoba untuk kegiatan simple seperti mandi atau tidur, saya tidak lagi menyuruh dengan berkata “ayo cepet ini” atau “ayo cepat itu”. Namun lebih mengarahkan seperti “coba cium deh badannya bau gak? Kalau begitu berarti saatnya untuk..?” dengan santai dan tanpa harus berulang-ulang diperintah, anak saya langsung jawab “mandi” dan ajak mbak nya untuk segera memandikannya.

​Syelvy Hartono
Karyawan Swasta, Jakarta
Ibu dari 1 anak


​Saya ​Jadi Lebih Jelas, Jeli dan Juga ​Bisa ​Memaklumi ​Anak ​Saya

​Sejak lahir sampai sekarang​, saya jaga ​anak saya sendiri. Tidak pakai nanny, kebetulan mama dan mertua juga di daerah semua. Jadi boleh dibilang orang yang paling kenal ​anak saya adalah saya. Tapi setelah baca hasil analisa Aldian, saya cukup amazed ya karena ternyata banyak hal yang saya belum tau mengenai​ anak saya misalnya hidden talents dia, what drives her in making decisions dan beberapa hal yang secara timeline sifatnya untuk masa depan.

Analisa Aldian sangat lengkap. ​Ada juga contoh-contoh tantangan yang mungkin akan dihadapi anak saya berikut advice bagaimana menghadapi tantangan tersebut supaya ​anak saya bisa mencapai misi terbesar dalam hidupnya yaitu to be a leader!
 
Saya jadi lebih jelas, jeli dan juga bisa memaklumi anak saya. “Memang dari sananya sudah begitu!” Misalnya kebiasaannya yang suka menunda-nunda untuk berpakaian sehabis mandi. Daripada saya marah-marah, saya ganti dengan kalimat undangan “coba Mama lihat, anak mama sudah bisa pakai baju sendiri ya?” karena naturnya anak saya yang memang menunggu undangan dan suka diakui kemampuannya.
 
Nah, kebetulan saya juga sedang mencari sekolah untuk anak saya. Bingung pilih sistem pendidikan apa yang paling cocok, apakah nasional, nasional plus, Cambridge atau international. Dari hasil analisa Aldian, ternyata anak saya suka yang belajar sampai mendalam dan tipe trial and error gitu. Jadi saya dan suami mantap akan pilih sekolah yang lebih banyak projeknya daripada teori.
 
Saya dan suami bisa menjadi orang tua yang lebih baik untuk anak kami dan hopefully we could bring out the best in her. Thank you Aldian!

Sheli Sukiran
​Mompreneur, ​Jakarta​
​Ibu dari ​1 anak

​Anak Kami Jadi Lebih Responsif, Kami ​Jadi Tahu Langkah dan ​Tahapan Apa Saja ​Yang Akan Kami Lakukan

​Selamat Siang, Pak Aldian


Kami sudah menerapkan dari informasi yang ada dalam Comprehensive Analysis Report. Kami mengajak anak kami sesering mungkin bermain dengan cara 'eksperimen'. Mengajak rutin mandi di sungai, bukan di kolam renang. Mengajak bermain lilin dan kembang api. Membiarkannya memanjat pagar sesukanya. Dan mainan2-nya cukup kami tata di meja lebar. Tidak kami bereskan. Supaya anak kami setiap saat bisa bermain sepuasnya.

Perkembangan sementara: anak kami jadi lebih responsif. Lebih peduli dengan lingkungan. Dia sudah bisa ngasih makan kucing dan kelinci. Mau mengajak bermain anak lain. Kami bisa memahaminya, setelah Pak Aldian mengungkapkan bahwa mainan berantakan adalah hal normal.

Saat ini, frekuensi dia bicara, jadi lebih sering. Dulu belum bisa menari, sekarang sudah bisa menirukan tarian di TV. Sementara demikian info kami. Sambil mengajak dia eksperimen lebih variatif lagi.

Terima Kasih atas bantuannya, Pak Aldian.


​Kami sangat puas dengan informasi penting dalam Comprehensive Analysis Report dari Pak Aldian. Kami jadi tahu, langkah dan tahapan apa saja yang akan kami lakukan. Sekali lagi, Terima Kasih.

​Shanty
​Ibu Rumah Tangga, ​Bogor
Ibu dari 1 anak


Lebih Secure​, Lebih Kenal Diri Sendiri

Sebelum dapat advising tentang ​blueprint saya dan pasangan saya, saya kadang (bahkan sering) merasa kok pasangan susah banget ya ngertiin saya secara total and sebaliknya, kok saya susah banget ya ngertiin jalan pikiran dia.


Tapi ternyata setelah dikasih advising oleh Aldian Prakoso baru ngeh dan sadar bahwa tiap individu sudah ada “setting"-nya masing-masing. Bawaan pribadinya memang demikian. Dan dengan mengetahui design pasangan, yang ternyata hampir bertolak belakang dengan saya dan dinyatakan “not in a relationship" dan melihat adanya usaha pasangan untuk ngertiin saya dan bertindak seperti yg saya inginkan (pada hal-hal yg sebelumnya membuat kami sering bertengkar), saya yg sebelumnya kadang merasa "wah pasangan kurang sayang dengan saya or apakah dia sudah gak sayang yaa sama saya". Sekarang setelah tahu tentang ​blueprint ini dengan pasangan, justru jadi merasa sebaliknya. Saya jadi yakin pasangan benar-benar sayang sama saya karena ya effort dia untuk bisa ngertiin saya ternyata sebenarnya susah untuk design dia tapi dia kerjakan juga tanpa mengeluh.


Memang semuanya masih proses belajar. Sayapun juga berusaha untuk bisa ngertiin design dia. Intinya pikiran insecure yang tadinya merajalela di otak, sekarang bisa menjadi lebih secure.


Saya juga lebih kenal diri sendiri. Dalam arti sisi positif dan negatif dari design pribadi ternyata ketika dilihat, banyak yang tidak disadari itu adalah "bawaan" kita. Jadi dengan tahu strength dan weakness serta kebaikan dan keburukan sifat sendiri, jadi bisa berusaha ngerem yg jelek. Lalu mengasah yang baik.

Kelemahan yang ada (yang selama ini mungkin membuat saya pribadi kadang merasa minder) juga berusaha tidak saya biarkan rasa mindernya terus ada karena tahu ternyata itu ya memang sifat saya, dan jadi berusaha fokuskan ke sisi yg baiknya yang saya ada dan kembangkan. Memang tidak gampang. Susah untuk langsung bisa lepas dari rasa minder. Tapi sekarang kalau pikiran minder datang... ya diakui dulu ke diri sendiri ya ini mungkin saya lemah di sini tapi dengan sisi positif saya yang lain saya pasti bisa lebih baik.

​dr. Jessica Tara Wibowo
​​Dokter ​Anti-Aging Medicine, Jakarta

Our Relationship As Husband and Wife Grew Stronger, More Solid and Intimate

Yang saya sukai dari analisa and advising dari Aldian adalah saya jadi lebih memahami lagi diri saya sendiri dan lebih tau bagaimana menyikapi suatu keadaan di saat pikiran negatif saya yang dominan.


Analisa dan advising tentang pasangan juga baik karena saya jadi lebih memahami beliau. Misal: Sekarang lebih tau suami juga hanya dengan observasi body language nya jika dia lagi bad mood.


Analisa dan advising sebagai couple juga bermanfaat bagi kami. Di saat-saat our down sini menjadi good advice and solution. I feel it after one week, our relationship as husband and wife grew stronger, more solid and intimate.


Manfaat yang membantu diri saya adalah lebih mawas diri lagi terutama with my weaknesses dan introspeksi diri... Lebih mengasah kemampuan saya lagi, dan manfaatnya saya merasakan lebih termotivasi dalam segala hal dari hasil advising Human Design nya Aldian.  Lalu relasi ke pasangan, saya merasakan full support dari suami saya.


Sebelum Sacral saya diaktivasi, kebetulan saya sudah suka menggunakan intuisi saya. Akan tetapi terkadang masih belum juga yakin. Sesudah Sacral saya diaktivasi dan mulai digunakan, saya lebih mempercayai instinct intuisi saya. Digabung dengan response Sacral, saya mendapatkan hasil yang sangat positif dalam menjawab pertanyaan di dalam salah satu pekerjaan saya, yaitu Wiraswasta/ Entrepreneur.


Awalnya saya masih belum percaya juga, tetapi setelah beberapa saat. Hasilnya tergolong amat sangat positif. Kebetulan saya baru membuka little store di Kedoya, Jakarta Barat. Dengan mengikuti response Sacral, saya lebih yakin ketika meng-hire pegawai. Selain itu, terkadang juga saya masih mengikuti event bazaar di beberapa mall. Dengan mengikuti response Sacral, saya lebih yakin dan positif lagi apakah saat tersebut tepat atau tidak untuk ikut bergabung dengan event bazaar tersebut.

​​Vilanie Jocelin
Owner ThriveeStore.Com, Jakarta​ ​​


Anak Jadi Lebih Terbuka dan Hidup Saya Jadi Lebih Damai

Selama ini saya bingung, kenapa anak saya suka nunda, terkesan lelet, pendiam dan suka gak percaya diri. Udah berbagai cara kami coba dari kalimat baik-baik sampai pakai emosi karena seringkali kami (orangtua) jadi ikutan ribet gara-gara deadline tugas sekolahnya yang baru dikerjakan di malam hari, sehingga tidak jarang kami jadi harus tidur subuh gara-gara membantu dia mengerjakan tugas sekolahnya


Namun, setelah dianalisa ​Kids Blueprint-nya oleh ​Aldian, saya jadi paham, ternyata anak saya memang memiliki timing-nya sendiri dan tidak bisa dipaksakan waktunya. ​Aldian menyarankan kami untuk memberikan target saja, terserah dia mau kapan mengerjakannya, yang penting tugas-tugasnya selesai sesuai target. Sejak saya praktekkan seperti itu hidup saya jadi lebih damai 🙂


Oh iya, Aldian juga menyarankan kami untuk sering-sering nanya perasaan si anak, bagaimana pengalaman dia (di sekolah misalnya) dan setelah dipraktekkan ternyata si anak memang menjadi lebih terbuka. Thank you ​Aldian.

​Della
Ibu rumah tangga, Jakarta
Ibu dari 2 anak

Hidup Bisa Lebih Enjoy dan Happy

Advising Aldian tentang ​blueprint saya memberikan penjelasan mengenai diri saya secara detail sekali. Memberikan knowledge akan kekurangan dan kelebihan saya untuk saya bisa maksimalkan untuk kehidupan kita saat ini.

Kadang saya berpikiran untuk melakukan sesuatu, tetapi badan ini kok rasanya ngga mau gerak, and it frustrates me. Dengan analisis ​blueprint Human Design dari Aldian, saya dijelaskan bahwa memang itulah salah satu design saya, dan di-advise little tricks to compensate it, yaitu dengan membuat rutinitas pekerjaan saya secara global. And it works.


Analisis dari Aldian membuat saya lebih eling terhadap sifat-sifat bawaan dari lahir, dan sifat mana yang dipengaruhi oleh lingkungan, sehingga hidup bisa lebih enjoy dan happy.

​Komar Wijaya
Karyawan Swasta, Jakarta