Cerita Realita: Seorang Wanita Karier yang 3x Putus Cinta dan Susah Move-On - Adaptive Parenting & Counseling

Cerita Realita: Seorang Wanita Karier yang 3x Putus Cinta dan Susah Move-On

Seorang wanita punya karier ok. Berprestasi di kantor. Finansialnya juga ok.

Lalu saya tanya “kalau gitu apa sebenarnya yang menjadi masalah?”

Dia jawab “saya juga gak tahu pak. Biasanya saya gak nyadar sampai dikasih tahu orang lain.”

Saya lanjut bertanya “ok. Apa yang mendorong datang konsul hari ini?”

Dia menjawab “Potensi saya belum maks. Kalau mobil 3000 cc, saya paling baru 1000 cc atau 1500 cc. Banyak yang gak sesuai blueprint saya.”

Saya merespons “itu karena pola asuh yang tidak sesuai blueprint.”

Dan dia lanjut cerita “ngomong pola asuh, saya jadi keinget bapak saya. Bapak tegas, pintar, tapi galak dan emosional. Saya nyari pria yang kayak bapak tapi tanpa galaknya tanpa emosionalnya. Tapi belum dapat. Saya 7 tahun hubungan lalu putus. Lalu hubungan lagi setahun lalu putus lagi. Lalu hubungan lagi dan putus 3 tahun lalu, tapi saya belum bisa move-on. Yang terakhir ini berat banget buat move-on padahal sudah 3 tahun.”

Dia berhenti sebentar, ngambil nafas dan lanjut cerita lagi “teman-teman saya sudah nikah semua. Cuma saya aja yang belum. Padahal saya sudah hampir 30 tahun. Kesal memang saya dengan spesies pria yang saya benci itu!”

Dan dia lanjut cerita, termasuk juga menceritakan tentang ayah dan ibunya semasa kecilnya dulu.

Negative father complex, inner child issue, attachment issue dan abandonment issue adalah trauma yang dihadapinya. Yang membuatnya jadi susah dapat pria idaman, takut ditinggal tapi juga takut komitmen, sehingga sering terjebak toxic relationship, susah lepas dan susah move-on. Ini semua membuatnya beradaptasi dan mempunyai kepribadian yang disebut Borderline Adaptive Personality.

Apa gejala, ciri-ciri dan penanganan Borderline Adaptive Personality?

Yuk temukan jawabannya di Webinar Adaptive Parenting!

Atau silahkan gratis konsultasi 60 menit dengan saya. No obligation whatsoever.

Karena siapa tahu saya bisa bantu.

Thanks!

Aldian Prakoso

Aldian Prakoso

Click Here to Leave a Comment Below